Dalam diam ketika diusik kemarau laut tetap tersenyum manis camar-camar terus melayah berkicau riang disaksikan pepohon dan bukit kemerah-kemerahan di puncak suasana kelam yang diterangi cabaran alam.

Dalam diam ketika diusik pula tengkujuh laut tetap diriuhkan keceriaan kerana telah lama bersenandung bersama teluk yang tenang taasub dengan lagu cinta rindu menebal di hati para nelayan mencuit-cuit atma menggelinjang urat nadi untuk kembali ke laut yang telah lama berbuku di hati.

Dalam diam tapi tak diam sepanjang musim laut diriuhkan tarian dan nyanyian bersama pantai yang sabar menanti ombak ghairah kembali dalam dakapan pepasir putih yang merafakkan kesetiaan walaupun air birunya tergugah sabar dingin hujan yang tak sudah menggetar panas mentari yang tak sudah memijar nakal bergurau senda

PETER AUGUSTINE GOH