Dalam diam ketika diusik kemarau laut tetap tersenyum manis camar-camar terus melayah berkicau riang disaksikan pepohon dan bukit kemerah-kemerahan di puncak suasana kelam yang diterangi cabaran alam.

Dalam diam ketika diusik pula tengkujuh laut tetap diriuhkan keceriaan kerana telah lama bersenandung bersama teluk yang tenang taasub dengan lagu cinta rindu menebal di hati para nelayan mencuit-cuit atma menggelinjang urat nadi untuk kembali ke laut yang telah lama berbuku di hati.