Topik diikuti
Pergi ke BHkuEpilog Retzamin
Suara dentuman meresap telinga Taburan logam letus merata Asap hitam membalamkan mata Rumah punah-ranah menjadi rata. Ayah disuntik peluru di kepala Hilangnya abang dibawa entah ke mana Bonda tidak sanggup kukata apa Hanya aku menatap duka hampa.
Marah bergaul sedih Darah bergelumang pedih Bila akan terhentinya gelora? Bila akan tamatnya pancakara? Bila akan berakhirnya huru-hara? Mana yang dilaungkan keadilan bumi?
Persis fatamorgana menipu diri Harapan menjadi ilusi Aku menyaksi Tersirat isi di sebalik misi. Suara bebalang menjerit ngeri Erti soldadu hampir ke mari Mungkin ini terakhirku berkarya puisi Moga nanti dapat dideklamasi Aku terpaksa berlari lagi Esok aku tak pasti melihat sang rawi Mohon doa saudaramu di sini.
MUHAMMAD HUSSIN MASNIN

