Premium
Sepi Sebuah Kolong
Mar 5, 2017 | 5:30 AM

-
Setiap melintasimu kini Angin waktu yang hilang menerpa lalu mengucupku Gelak gundah mengintai di balik dinding Suam di dada akan hawa debunya
Masa bukan lagi teman Sedetik singgahnya lalu pergi Sedang aku terdampar kehausan Tawa tangis gurau silam

