Premium
Sepi Sebuah Kolong
Feb 13, 2017 | 5:30 AM

-
Setiap melintasimu kini Angin waktu yang hilang menerpa lalu mengucupku Gelak-gundah mengintai di balik dinding Suam di dada akan hawa debunya
Masa bukan lagi teman Sedetik singgahnya lalu pergi Sedang aku terdampar kehausan Tawa tangis gurau silam

