PERHATIKAN LUKISAN: Seorang pengunjung ke Pameran Seni dan Puisi Masyarakat Reben Kuning (YRCAPE) melihat lukisan yang dihasilkan seorang banduan yang dipamerkan di Sota. - Foto BH oleh ROSLEE ABDUL RAZAK -
BERI PELUANG KEDUA: Orang ramai menikmati hasil karya yang dipamerkan di Pameran Seni dan Puisi Masyarakat Reben Kuning (YRCAPE) yang mengetengahkan karya seni dan puisi banduan dan bekas pesalah. - Foto BH oleh ROSLEE ABDUL RAZAK -
PERHATIKAN LUKISAN: Seorang pengunjung ke Pameran Seni dan Puisi Masyarakat Reben Kuning (YRCAPE) melihat lukisan yang dihasilkan seorang banduan yang dipamerkan di Sota. - Foto BH oleh ROSLEE ABDUL RAZAK -
BERI PELUANG KEDUA: Orang ramai menikmati hasil karya yang dipamerkan di Pameran Seni dan Puisi Masyarakat Reben Kuning (YRCAPE) yang mengetengahkan karya seni dan puisi banduan dan bekas pesalah. - Foto BH oleh ROSLEE ABDUL RAZAK -
PERHATIKAN LUKISAN: Seorang pengunjung ke Pameran Seni dan Puisi Masyarakat Reben Kuning (YRCAPE) melihat lukisan yang dihasilkan seorang banduan yang dipamerkan di Sota. - Foto BH oleh ROSLEE ABDUL RAZAK -
SATU pameran seni dan puisi yang dihasilkan banduan diadakan di Sekolah Seni Singapura (Sota) bermula 31 Ogos lalu dan akan berlangsung sehingga 8 September nanti.
Bertemakan Moving Forward Together, atau Maju Bersama, Pameran Seni dan Puisi Masyarakat Reben Kuning (YRCAPE) itu bertujuan menyediakan wadah bagi banduan untuk meluahkan emosi menerusi seni kontemporari.