Era Islam tradisional, reformis dan konservatif dalam gabungan Prabowo

Share on FacebookShare on TelegramShare on WhatsApp
Purchase this articleDapatkan artikel ini
untuk diterbitkan semula
Premium

Era Islam tradisional, reformis dan konservatif dalam gabungan Prabowo

Sorot dinamik politik dalaman NU, Muhammadiyah dan PKS yang berubah dalam pemerintahan Jokowi, dan kini di bawah Prabowo
Aug 18, 2025 | 5:30 AM

Era Islam tradisional, reformis dan konservatif dalam gabungan Prabowo

Share on FacebookShare on TelegramShare on WhatsApp
Purchase this articleDapatkan artikel ini
untuk diterbitkan semula
Politik Islam di Indonesia, reformis, konservatif, Presiden Prabowo 
Felow Kanan dan Penyelaras Program Indonesia di Sekolah Pengajian Antarabangsa S. Rajaratnam (RSIS), Universiti Teknologi Nanyang (NTU),  Dr Alexander Raymond Arifianto. - Foto RSIS

Politik Islam di Indonesia telah melalui beberapa perubahan besar sepanjang beberapa dekad lalu.

Pada era 1980-an, arus utama politik Islam yang diwakili oleh Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, dua organisasi Islam terbesar di negara itu, beralih daripada organisasi berideologi konservatif kepada organisasi Islam yang sederhana.

Share on FacebookShare on TelegramShare on WhatsAppPurchase this article
Man IconQuiz LogoUji pengetahuan anda dalam bahasa Melayu

Berita Harian di Mudah Alih

  • undefined-menu-icon
  • undefined-menu-icon

Khidmat pelangganan

6388-3838

Meja Berita

Anda ada maklumat mengenai sesuatu berita menarik?
E-mel: bhnews@sph.com.sg