Presiden Uspram memandang wajah Pak Buang dengan senyuman kambing. Matanya berkilau kebiruan, licik seperti kaca yang menyembunyikan racun.

Dengan nada perlahan yang seakan simpati dia berkata, “Pak Buang, aku sungguh simpati atas apa yang berlaku… tapi tanganku terikat.”

Laporan berkaitan
KokokAug 16, 2026 | 5:30 AM