KUALA LUMPUR: Perjanjian maritim yang dimeterai antara Indonesia dengan Malaysia tidak termasuk wilayah yang masih dalam rundingan, kata Datuk Seri Anwar Ibrahim.
Perdana Menteri Malaysia itu berkata perjanjian yang ditandatangani baru-baru ini dengan Presiden Indonesia, Encik Joko ‘Jokowi’ Widodo, menamatkan pertikaian maritim selama 18 tahun tetapi tidak meliputi wilayah seperti Pulau Sebatik di Sulawesi Selatan.





