Di sebuah kafe di lereng gunung di Pu’er di barat daya China, Encik Liao Shihao menyeduh segenggam biji kopi yang ditanam di perkebunan di situ.
Selama berabad-abad, Pu’er di wilayah Yunnan terkenal dengan sejenis teh yang diperam, dikenali sebagai ‘pu-erh’ yang tersohor di seluruh Asia Timur.





