Luluhnya jiwaku meratap sepi di hujung memori menagih simpati seolah meminta maaf tidak mampu membalas budi terhadap pengorbananmu yang telah kau curahkan
Luluhnya jiwaku rindukan kehalusan jari-jemarimu mengusap lembut pipiku lalu mengukir senyuman indah tempatku pernah bermanja dalam belaian kasih yang tiada gantian





