Ku tebarkan warna lukisan
Di balik kamar terongko besi
Sambil meraih angan
Dan menanam benih-benih harapan
Ingin ku lepaskan bebanan bayangan
Yang sekian lama terbuku di lubuk
Adakala manira tertanya
Apakah keindahan lukisanku nanti
Mampu memadamkan amarah mereka
Mumutihkan lambang jiwanya
Malah terpadam sangsi rasanya
Usah kau mempersoalkan
Aku yang dahulu
Yang ditelanjangi dengan dosa-dosa
Dan terpukul dengan ombak kehancuran
Cukuplah dengan belati kata cerca
Biarlah niskala ini nanti
Mampu dihargai dengan nilai
Wujud keikhlasan di hati.

Muhammad Faizal Jamil

Laporan berkaitan
Tali AkalApr 12, 2026 | 5:30 AM
MembumiApr 12, 2026 | 5:30 AM